Sabtu, 26 Januari 2019

Mood Swing

Apakah MOOD SWING itu?
Mood swing adalah perubahan keadaan emosi (suasana hati) seseorang yang cenderung mudah terlihat. Pada dasarnya, perubahan emosi ini merupakan kejadian alami dari sebagian besar kehidupan manusia. Selama perubahan emosi ini tidak berdampak kepada kehidupan secara ekstrem, maka Anda masih dapat dianggap sehat.
Namun, bagi yang mengalami perubahan suasana hati serius dan berlangsung sangat cepat hingga emosi itu mengganggu hidup Anda, maka perlu diwaspadai. Contohnya, mood swing berlangsung selama beberapa hari atau lebih sehingga Anda menjadi sangat senang atau sedih secara tidak terkontrol, tidak bisa mengunjungi kerabat, tidak bisa tidur, atau menghambat kegiatan di keseharian.

Perhatikan juga jika mood swing yang Anda alami telah mencapai tingkatan yang lebih parah, seperti menimbulkan rasa ingin melukai diri sendiri atau mengakhiri hidup Anda. Maka pola-pola semacam ini dapat menjadi pertanda kepada gangguan kesehatan yang lebih serius.
Apa yang Menyebabkan Mood Swing?
Terdapat berbagai penyebab bagi seseorang untuk mengalami mood swing, namun pada umumnya bisa dikelompokkan menjadi beberapa hal, seperti:

Kondisi hormon

Faktor ini memengaruhi reaksi kimia pada otak. Remaja, wanita hamil, dan wanita menopause adalah kelompok yang berkemungkinan besar mengalami perubahan suasana hati terkait kondisi hormon.

Gangguan fisik

Keadaan ini juga menjadi faktor yang mendasari kemunculan mood swing. Gangguan fisik tersebut dikaitkan dengan kesehatan paru-paru, sistem kardiovaskular, tiroid, dan sistem saraf pusat.

Kondisi mental

Perubahan emosi yang terkait dengan kondisi mental ini disebabkan oleh terganggunya kondisi emosi atau inkonsisten dengan keadaan sebenarnya. Beberapa contoh gangguan emosi adalah:

Gangguan depresi berat berupa kesedihan berlebihan dalam jangka waktu yang panjang.
Gangguan bipolar atau disebut juga depresi mania, yaitu berulang kali mengalami kesedihan ekstrem (depresi) dan kebahagiaan yang ekstrem (mania).
Gangguan pramenstruasi disforik; perubahan dan ketidakstabilan mood menjelang tahap pramenstruasi wanita.
Gangguan depresi menetap (distimia), bentuk depresi dalam waktu yang lama.
Disregulasi mood. Gangguan ini ditandai dengan adanya kemarahan yang menetap dan sering meledak-ledak pada diri anak sehingga tidak dinilai konsisten dengan perkembangan usia anak itu.
Waspadai juga perilaku mengkhawatirkan seputar penyalahgunaan obat-obatan atau minuman keras yang menjurus kepada kecanduan karena dinilai sebagai gangguan kondisi mental yang dapat mengakibatkan mood swing juga.
Bagaimana Cara Mengatasi Mood Swing yang Terus Mendera?
Jika perubahan emosi ini tidak membawa pengaruh negatif kepada kehidupan, Anda bisa mengatasi masalah mood swing ini tanpa bantuan pihak medis. Caranya dengan mengubah gaya hidup di dalam keseharian, seperti mulai membiasakan diri berolahraga secara teratur, tidur yang cukup, konsumsi makanan sehat, hindari stres berlebihan, mencari cara untuk mengekspresikan kreativitas yang positif, atau mencari teman bicara yang menyenangkan. Anda bisa mengamati tiap kali mood Anda berganti-ganti dengan cara menjajaki kembali apa penyebabnya. Apakah diakibatkan oleh makanan, minuman, atau kegiatan Anda sebelumnya. Dengan memerhatikan pola-pola tersebut, akhirnya dapat membantu Anda dalam mengenali pemicu mood swing yang dialami sekaligus menghindari faktor-faktor tersebut.

Namun, jika Anda mengalami mood swing yang parah sehingga menyebabkan gangguan ekstrem pada sifat Anda, maka hal ini harus dibicarakan dengan dokter untuk mengetahui penyebabnya dan membantu Anda mendapatkan penanganan yang tepat. Perlu diketahui bahwa perkembangan waktu tidak selalu bisa mengatasi masalah mood swing ini. Tanpa bantuan ahli profesional, sering kali keadaan penderita gangguan mood swing yang parah ini justru memburuk dan bukannya bertambah baik.

Kondisi kesehatan yang terkait dengan mood swing
Dilansir dari Good Health, beberapa kondisi kejiwaan juga dapat memicu perubahan suasana hati ekstrem. Sejumlah kondisi ini diketahui sebagai penghambat produktivitas pengidapnya hingga bahkan bisa menunjukkan kecenderungan bunuh diri atau kekerasan ekstrem. Beberapa kondisi kesehatan ini termasuk:

Attention-Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD)
Tidak ada obat penawar untuk ADHD; individu pengidap ADHD harus menjalani hidup beradaptasi dengan kondisi ini, hingga merasa frustrasi dari waktu ke waktu. Banyak orang yang memiliki ADHD tidak terdiagnosis. Perasaan ketidakmampuan dan kekurangan untuk beradaptasi sering berujung pada depresi, yang mengakibatkan mood swing tidak menentu.

Gangguan bipolar
Pengidap gangguan bipolar menderita perubahan suasana hati ekstrem. Mereka bereaksi dengan kesedihan saat menemukan situasi bahagia, atau sebaliknya — bereaksi bahagia dalam situasi sedih atau berduka — karena mereka tidak mampu untuk mengatur suasana hati sesuai dengan kondisi atau kesempatan yang tepat.

Gangguan kepribadian ambang (Borderline Personality Syndrome/BPS)
Penderita BPS tidak mampu memelihara hubungan interpersonal yang stabil karena keadaan emosi yang bergejolak mengenai diri mereka sendiri maupun orang lain. Masalah akademis, pekerjaan, keuangan, masalah hukum, dan hubungan dengan orang lain mungkin timbul sebagai akibat dari mood swing ekstrem.

Depresi
Mood swing akibat depresi bisa sangat merusak. Depresi dapat membuat Anda mengisolasi diri dari teman, keluarga, dan orang-orang yang Anda cintai. Anda mungkin tidak merasa sanggup untuk bangkit dari tempat tidur, apalagi bekerja. Selama fase manic, Anda mungkin akan berlaku sembrono, histeris, dan merasa sangat bahagia, hingga akhirnya diselimuti kembali oleh kesedihan dan ketidakberdayaan.


Penyebab lainnya dari mood swing
Selain dari kondisi di atas, mood swing juga bisa disebabkan oleh kondisi medis yang secara langsung mempengaruhi sistem saraf pusat, seperti demensia, tumor otak, meningitis, stroke, dan penyalahgunaan narkotika. Perubahan suasana hati juga dapat hasil dari kondisi yang merampas nutrisi dan oksigen dalam otak, seperti trauma kepala, penyakit paru, dan kardiovaskular. Ketika produksi neurotransmitter dalam otak, seperti serotonin, GABA, dopamin, dan norepenephrine terpengaruh, hasilnya adalah perubahan mood. Seseorang bisa secara bergantian mengalami berbagai perasaan, seperti depresi, kecemasan, kebahagiaan, stres, dan ketakutan.

Jika mood swing datang mendadak, tidak bisa dikendalikan, sangat tidak rasional, atau menunjukkan kecenderungan perilaku bunuh diri, segera dapatkan bantuan medis.
Tanda-tanda Anda mengalami mood swing
Mood yang berubah-ubah sebenarnya wajar hingga taraf tertentu. Meski begitu, tidak selalu demikian dengan mood swing. Dalam kasus tertentu, perubahan suasana hati bisa terjasi sangat ekstrem, serius, dan tanpa alasan atau rangsangan yang jelas sehingga mengganggu kehidupannya sehari-hari.

Mood swing ekstrem terjadi mendadak dan melibatkan kondisi emosional yang naik-turun, bergantian antara merasa bahagia dan sejahtera, kemudian dihinggapi oleh perasaan marah, tersinggung, atau depresi, dalam waktu yang relatif singkat.

Selain perubahan suasana hati yang mendadak, mood swings juga ditandai dengan:

·         Kecemasan dan mudah marah.
·         Kebingungan dan mudah lupa.
·         Sulit fokus dan konsentrasi.
·         Kecenderungan minum alkohol; minum-minum alkohol.
·         Halusinasi.
·         Depresi.
·         Mudah berprasangka buruk.
·         Mudah menyerah.
·         Sembrono.
·         Berperilaku tidak pantas.
·         Bicara dengan cepat.
·         Sulit memahami dan menyampaikan informasi.
·         Perubahan nafsu makan dan berat badan; bisa turun atau naik.
·         Kelelahan.
·         Menstruasi tidak teratur.
·         Mual.
·         Gangguan tidur.
Kapan perlu ke dokter soal ini?
Mood swings dapat menjadi masalah kesehatan, apabila perubahan suasana hati sering terjadi dan mengganggu fungsi dan kinerja diri Anda. Contohnya, jika suasana hati Anda bersifat destruktif dan dapat memicu Anda melukai diri sendiri atau sampai menunjukkan kecenderungan bunuh diri, segeralah berkonsultasi dengan dokter.

Pasalnya, mood swings dapat menjadi pertanda dari banyak gangguan mental seperti gangguan bipolar, depresi mayor (depresi berat), skizofrenia, gangguan kepribadian ambang (Borderline Personality Syndrome/BPS), dan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD).

Maka, sangat penting bagi Anda untuk memperhatikan apa yang terjadi ketika Anda mengalami mood swings untuk memudahkan dokter menemukan pemicunya.

Bagaimana penanganan untuk mood swings?
Perubahan suasana hati yang disebabkan oleh kondisi medis dapat dicegah dengan mengobati kondisi medisnya. Obat-obatan, terapi, dan gaya hidup yang positif merupakan salah satu cara dalam menangani mood swings. Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi mood swings yaitu:

·         Ikuti jadwal dengan teratur.
·         Rajin berolaharaga.
·         Tidur yang cukup.
·         Konsumsi makanan sehat.
·         Melakukan yoga atau meditasi.
·         Hindari stres.
·         Temukan solusi atas emosi Anda.
·         Berbincang dengan orang yang dipercaya.
Daftar Pustaka
https://www.alodokter.com/mood-swing-tidak-selamanya-normal-kenali-tanda-tandanya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar