Rabu, 10 Januari 2018

Autobiografi Softskill menurut Teori Albert Bandura

“ AUTOBIOGRAFI MENURUT TEORI ALBERT BANDURA “





NAMA                  : Danny Ekanananda D F                    
KELAS                  : 3 PA 09                            
NPM                       : 11515589



FAKULTAS PSIKOLOGI
JURUSAN PSIKOLOGI
UNIVERSITAS GUNADARMA

KATA PENGANTAR


Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Panyayang, Kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada kami, sehingga saya dapat menyelesaikan makalah tentang ‘AUTOBIOGRAFI MENURUT TEORI Albert Bandura” makalah ini telah saya susun dengan maksimal.

Terlepas dari semua itu, Kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan terbuka kami menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat memperbaiki makalah ‘AUTOBIOGRAGI’ ini.
   
                Akhir kata kami berharap semoga makalah tentang ‘AUTOBIOGRAFI MENURUT TEORI Albert Bandura’ dan saya berharap makalah ini dapat memberikan manfaat maupun inpirasi terhadap pembaca.
   
                                                                                     

Bogor,  Januari  2018
   


 Penyusun












Bogor, Januari 2018

DAFTAR ISI

BAB I PENDAHULUAN
            LATAR BELAKANG MASALAH …………………………….……
            TUJUAN .........................……………………………………………...
            MANFAAT  ............................………………………………………...
BAB II OTOBIOGRAFI ................……………….……………....………....
BAB III PEMBAHASAN
DATA.....................................................................................................
TEORI....................................................................................................
BAB IV
            KESIMPULAN ……………………………………………...............
            SARAN ……………………………………………...........................                     










BAB I
PENDAHULUAN

A.    LATAR BELAKANG MASALAH
Albert Bandura sangat terkenal dengan teori pembelajaran social ( Social Learning Teory ) salah satu konsep dalam aliran behaviorisme yang menekankan pada komponen kognitif dari fikiran, pemahaman dan evaluasi. Ia seorang psikologi yang terkenal dengan teori belajar social atau kognitif social serta efikasi diri. Eksperimen yang sangat terkenal adalah eksperimen Bobo Doll yang menunjukkan anak – anak meniru seperti perilaku agresif dari orang dewasa disekitarnya.Teorikognitifsosial(socialcognitivetheory) yang dikemukakan olehAlbert Banduramenyatakanbahwafaktorsosialdan kognitif serta factor pelaku memainkan peran penting dalam pembelajaran. Faktor kognitif berupa ekspektasi/ penerimaan siswa untuk meraih keberhasilan, factor social mencakup pengamatan siswa terhadap perilaku orangtuanya.AlbertBandura merupakan salah satu perancang teori kognitif social. Menurut Bandura ketika siswa belajar mereka dapatmerepresentasikanatau mentrasformasipengalamanmereka secara kognitif. Bandura mengembangkan model deterministi cresipkoral yang terdiri dari tiga faktor utama yaitu perilaku, person/kognitif dan lingkungan. Faktor ini bisa saling berinteraksi dalam proses pembelajaran.Faktor lingkungan mempengaruhi perilaku,perilaku mempengaruhi lingkungan,faktor person/kognitif mempengaruhi perilaku.Faktor person Bandura tak punya kecenderungan kognitif terutama pembawaan personalitas dan temperamen. Faktor kognitif mencakup ekspektasi,keyakinan,strategi pemikirandan kecerdasan.


B.     TUJUAN
Sesuai dengan latar belakang diatas, maka tujuan saya adalah:
1.      Mengapa saya senang mempelajari sesuatu hal yang baru ?
2.      Apa saja konflik dalam menambah wawasan dan pengalaman ?
3.      Cara mengatasi proses lngkungan   ?

C.     MANFAAT
Reivich dan Shatté (2002) mendefinisikan efikasi diri sebagai keyakinan pada kemampuandiri sendiri untuk menghadapi dan memecahkan masalah dengan efektif. Efikasi diri juga berarti meyakini diri sendiri mampu berhasil dan sukses.Individu dengan efikasi diri tinggi memiliki komitmen dalam memecahkan masalahnya dan tidak akan menyerah ketika menemukan bahwa strategi yang sedang digunakan itu tidak berhasil .Menurut Bandura(1994),individu yang memiliki efikasi diri yang tinggi akan sangat mudah dalam menghadapi tantangan. Individu tidak merasa ragu karena ia memilikikepercayaan yang penuh dengan kemampuan dirinya. Individu ini menurut Bandura(1994)akan cepatmenghadapimasalahdanmampu bangkitdarikegagalanyangia alami.










BAB II
OTOBIOGRAFI
            Nama saya Danny Ekananda D F, Nama panggilan saya Danny , saya lahir di Bogor tanggal 16 April 1996 , saya suka sekali bemain musik dan sesuatu hal yang baru saya senang bermain dengan teman saya , saya suka meng ekspetasikan sesuatu hal yang belum terjadi supaya terjadi, saya selalu riang gembira dan sangat cengeng , menjadi diri saya yang tempremental membuat saya belajar untuk menjadi lebih baik , hobi saya bermusik dan bemusik untuk terus berkarya menjadi yang terbaik dan paling terbaik , saya rajin mengaji kadang kadang , saya SD Rimba Putra dan menjadi anak yang cengeng dan manja dan paling besar diantara teman teman yang lain setelah itu saya melanjutkan di SMP Insan Kamil Bogor  tidak bertahan lama karena saya kurang nyaman dan melanjutkan ke SMPN 11 Bogor dengan tekat yang bulat saya menjadi anak yang baik dan tidak bermasalah namun karena lingkungan memaksa saya tidak menjadi baik namun baik menurut saya tidak menurut orang lain dan bisa menjadikan diri saya menjadi berbeda dibanding orang lain. Dan akhirnya setelah lulus SMP dengan NEM 34.05 dan saya ingin masuk ke SMA negeri 7 dan negeri 4 namun tidak ada yang keterima satupun saya pun bersedih namun itu tidak membuat saya pantang menyerah dengan disemangatin dan masukan dari orang tua saya belajar ikhlas untuk masuk SMA Bina Bangsa Sejahtera, walau terkadang ada aja masalah di SMA tidak membuat saya tidak lulus dengan NEM 41 membuat saya lulus dan akhirnya saya melanjutkan ke Kuliah di jogja STIE YKPN karena keinginan orang tua yang inginkan saya masuk Fakultas Ekonomi jurusan Akuntansi , dikampus saya , saya menjadi aktif di organisasi Music 105 crew karena saya senang organisasi itu dan terasa nyaman namun saya berhenti kuliah karena nilai saya yang turun dan akhirnya saya memutuskan kembali ke Bogor dan kuliah kembali di Universitas Gunadarma jurusan Psikologi yang saya minati karena ingin berobat jalan untuk mengubah diri saya menjadi tidak tempramental dan saya bersyukur bisa masuk jurusan Psychologi
            Nama orang tua saya adalah Setio Daryanto dan Silviana Puspa sari dewi papa saya kerja sebagai karyawan dan mama saya sudah berhenti kerja kantoran dan berwirausaha membuka toko aksesoris kedua orang tua saya hobi bermusik dan bernyanyi dengan kedua orang tua saya , saya merasa bangga memiliki dua orang tua saya yang hebat mengalahkan superhero manapun
            Saya memiliki adik yang bernama Adintya Annasai Dhia Kharisma yang hobi banget dengan instrumen musik gitar dan dia kuliah di UNJ jakarta jurusan Seni Musik bagian Komposer
            Saya bangga dengan diri saya dan semua orang yang mencintai saya dengan tulus. Terimakasih
BAB III
     PEMBAHASAN

A.    DATA
1.      Mengapa saya senang mempelajari hal yang baru ?
Karena menurut saya sesuau hal yang baru sangat menarik untuk saya lebih mengerti arti hidup saya dan lebih mengerti karakter diri saya  

2.      Apa saja konflik dalam menambah wawasan dan pengalaman?
-          Konflik sirik dari lingkungan
-          Konflik menahan saya menambah hal yang saya ingin jalanin
-          Konflik dari diri karena males
-          Konflik ekspetasi yang lebih namun sulit tercapai

3.      Cara mengatasi proses lingkungan ?
Cukup sabar dengan keadaan dan sabar dengan keadaan lingkungan ,terus belajar menyikapi diri dalam proses kerasnya lingkungan untuk menjadi bijak dan merangkul




B.     TEORI
Teori Belajar Sosial Albert Bandura. Albert Bandura sangat terkenal dengan teori pembelajaran social ( Social Learning Teory ) salah satu konsep dalam aliran behaviorisme yang menekankan pada komponen kognitif dari fikiran, pemahaman dan evaluasi.
BAB IV
KESIMPULAN & SARAN
Teori Belajar Sosial (Social Learning) Psikologi Behaviorisme Bandura.
Bandura (1977) menghipotesiskan bahwa baik tingkah laku (B), lingkungan (E) dan kejadian-kejadian internal pada pembelajar yang mempengaruhi persepsi dan aksi (P) adalah merupakan hubungan yang saling berpengaruh (interlocking), Harapan dan nilai mempengaruhi tingkah laku. Tingkah laku sering dievaluasi, bebas dari umpan balik lingkungan sehingga mengubah kesan-kesan personal. Tingkah laku mengaktifkan kontingensi lingkungan. Karakteristik fisik seperti ukuran, ukuran jenis kelamin dan atribut sosial menumbuhkan reaksi lingkungan yang berbeda. Pengakuan sosial yang berbeda mempengaruhi konsepsi diri individu. Kontingensi yang aktif dapat merubah intensitas atau arah aktivitas.

Tingkah laku dihadirkan oleh model. Model diperhatikan oleh pelajar (ada penguatan oleh model) Tingkah laku (kemampuan dikode dan disimpan oleh pembelajar). Pemrosesan kode-kode simbolik. Skema hubungan segitiga antara lingkungan, faktor-faktor personal dan tingkah laku, (Bandura, 1976).

Selain itu proses perhatian (atention) sangat penting dalam pembelajaran karena tingkah laku yang baru (kompetensi) tidak akan diperoleh tanpa adanya perhatian pembelajar. Proses retensi sangat penting agar pengkodean simbolik tingkah laku ke dalam visual atau kode verbal dan penyimpanan dalam memori dapat berjalan dengan baik. Dalam hal ini rehearsal (ulangan ) memegang peranan penting. Proses motivasi yang penting adalah penguatan dari luar, penguatan dari dirinya sendiri dan Vicarius Reinforcement (penguatan karena imajinasi).

Karena melibatkan atensi, ingatan dan motifasi, teori Bandura dilihat dalam kerangka Teori Behaviour Kognitif. Teori belajar sosial membantu memahami terjadinya perilaku agresi dan  penyimpangan psikologi dan bagaimana memodifikasi perilaku. Teori Bandura menjadi dasar dari perilaku pemodelan yang digunakan dalam berbagai pendidikan secara massal.
















Daftar Pustaka

. Bandura, A. (1954). The Rorschach white space response and perceptual reversal. Journal of Experimental Psychology, 48, 113-117.2. Bandura, A. (1954). The Rorschach white space response and “oppositional” behavior. Journal of Consulting Psychology, 18, 17-21.3. Bandura, A. (1956). Psychotherapists’ anxiety level, self-insight, and psychotherapeutic competence. Journal of Abnormal and Social Psychology, 52, 333-337.4. Bandura, A. (1957).