“
AUTOBIOGRAFI MENURUT TEORI ALBERT BANDURA “
NAMA : Danny Ekanananda D F
KELAS : 3 PA 09
NPM :
11515589
FAKULTAS
PSIKOLOGI
JURUSAN
PSIKOLOGI
UNIVERSITAS
GUNADARMA
KATA PENGANTAR
Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha
Panyayang, Kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah
melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada kami, sehingga saya dapat
menyelesaikan makalah tentang ‘AUTOBIOGRAFI MENURUT TEORI Albert Bandura”
makalah ini telah saya susun dengan maksimal.
Terlepas dari semua itu, Kami menyadari sepenuhnya bahwa
masih ada kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh
karena itu dengan tangan terbuka kami menerima segala saran dan kritik dari
pembaca agar kami dapat memperbaiki makalah ‘AUTOBIOGRAGI’ ini.
Akhir kata kami berharap semoga makalah tentang ‘AUTOBIOGRAFI MENURUT TEORI Albert Bandura’ dan saya berharap makalah ini dapat memberikan manfaat maupun inpirasi terhadap pembaca.
Akhir kata kami berharap semoga makalah tentang ‘AUTOBIOGRAFI MENURUT TEORI Albert Bandura’ dan saya berharap makalah ini dapat memberikan manfaat maupun inpirasi terhadap pembaca.
Bogor,
Januari 2018
Penyusun
Bogor,
Januari 2018
DAFTAR ISI
BAB
I PENDAHULUAN
LATAR BELAKANG MASALAH
…………………………….……
TUJUAN .........................……………………………………………...
MANFAAT ............................………………………………………...
BAB
II OTOBIOGRAFI ................……………….……………....………....
BAB
III PEMBAHASAN
DATA.....................................................................................................
TEORI....................................................................................................
BAB
IV
KESIMPULAN
……………………………………………...............
SARAN
……………………………………………...........................
BAB
I
PENDAHULUAN
A. LATAR
BELAKANG MASALAH
Albert Bandura
sangat terkenal dengan teori pembelajaran social ( Social Learning Teory )
salah satu konsep dalam aliran behaviorisme yang menekankan pada komponen
kognitif dari fikiran, pemahaman dan evaluasi. Ia seorang psikologi yang
terkenal dengan teori belajar social atau kognitif social serta efikasi diri.
Eksperimen yang sangat terkenal adalah eksperimen Bobo Doll yang menunjukkan
anak – anak meniru seperti perilaku agresif dari orang dewasa disekitarnya.Teorikognitifsosial(socialcognitivetheory)
yang dikemukakan olehAlbert Banduramenyatakanbahwafaktorsosialdan kognitif
serta factor pelaku memainkan peran penting dalam pembelajaran. Faktor kognitif
berupa ekspektasi/ penerimaan siswa untuk meraih keberhasilan, factor social
mencakup pengamatan siswa terhadap perilaku orangtuanya.AlbertBandura merupakan
salah satu perancang teori kognitif social. Menurut Bandura ketika siswa
belajar mereka dapatmerepresentasikanatau mentrasformasipengalamanmereka secara
kognitif. Bandura mengembangkan model deterministi cresipkoral yang terdiri dari
tiga faktor utama yaitu perilaku, person/kognitif dan lingkungan. Faktor ini bisa
saling berinteraksi dalam proses pembelajaran.Faktor lingkungan mempengaruhi perilaku,perilaku
mempengaruhi lingkungan,faktor person/kognitif mempengaruhi perilaku.Faktor person
Bandura tak punya kecenderungan kognitif terutama pembawaan personalitas dan temperamen.
Faktor kognitif mencakup ekspektasi,keyakinan,strategi pemikirandan kecerdasan.
B. TUJUAN
Sesuai dengan latar belakang
diatas, maka tujuan saya adalah:
1. Mengapa
saya senang mempelajari sesuatu hal yang baru ?
2. Apa
saja konflik dalam menambah wawasan dan pengalaman ?
3. Cara
mengatasi proses lngkungan ?
C. MANFAAT
Reivich dan Shatté
(2002) mendefinisikan efikasi diri sebagai keyakinan pada kemampuandiri sendiri
untuk menghadapi dan memecahkan masalah dengan efektif. Efikasi diri juga berarti
meyakini diri sendiri mampu berhasil dan sukses.Individu dengan efikasi diri tinggi
memiliki komitmen dalam memecahkan masalahnya dan tidak akan menyerah ketika menemukan
bahwa strategi yang sedang digunakan itu tidak berhasil .Menurut
Bandura(1994),individu yang memiliki efikasi diri yang tinggi akan sangat mudah
dalam menghadapi tantangan. Individu tidak merasa ragu karena ia
memilikikepercayaan yang penuh dengan kemampuan dirinya. Individu ini menurut
Bandura(1994)akan cepatmenghadapimasalahdanmampu bangkitdarikegagalanyangia
alami.
BAB II
OTOBIOGRAFI
Nama saya Danny
Ekananda D F, Nama panggilan saya Danny , saya lahir di Bogor tanggal 16 April
1996 , saya suka sekali bemain musik dan sesuatu hal yang baru saya senang
bermain dengan teman saya , saya suka meng ekspetasikan sesuatu hal yang belum
terjadi supaya terjadi, saya selalu riang gembira dan sangat cengeng , menjadi
diri saya yang tempremental membuat saya belajar untuk menjadi lebih baik ,
hobi saya bermusik dan bemusik untuk terus berkarya menjadi yang terbaik dan
paling terbaik , saya rajin mengaji kadang kadang , saya SD Rimba Putra dan
menjadi anak yang cengeng dan manja dan paling besar diantara teman teman yang
lain setelah itu saya melanjutkan di SMP Insan Kamil Bogor tidak bertahan lama karena saya kurang nyaman
dan melanjutkan ke SMPN 11 Bogor dengan tekat yang bulat saya menjadi anak yang
baik dan tidak bermasalah namun karena lingkungan memaksa saya tidak menjadi
baik namun baik menurut saya tidak menurut orang lain dan bisa menjadikan diri
saya menjadi berbeda dibanding orang lain. Dan akhirnya setelah lulus SMP
dengan NEM 34.05 dan saya ingin masuk ke SMA negeri 7 dan negeri 4 namun tidak
ada yang keterima satupun saya pun bersedih namun itu tidak membuat saya
pantang menyerah dengan disemangatin dan masukan dari orang tua saya belajar
ikhlas untuk masuk SMA Bina Bangsa Sejahtera, walau terkadang ada aja masalah
di SMA tidak membuat saya tidak lulus dengan NEM 41 membuat saya lulus dan
akhirnya saya melanjutkan ke Kuliah di jogja STIE YKPN karena keinginan orang
tua yang inginkan saya masuk Fakultas Ekonomi jurusan Akuntansi , dikampus saya
, saya menjadi aktif di organisasi Music 105 crew karena saya senang organisasi
itu dan terasa nyaman namun saya berhenti kuliah karena nilai saya yang turun
dan akhirnya saya memutuskan kembali ke Bogor dan kuliah kembali di Universitas
Gunadarma jurusan Psikologi yang saya minati karena ingin berobat jalan untuk
mengubah diri saya menjadi tidak tempramental dan saya bersyukur bisa masuk
jurusan Psychologi
Nama orang tua saya adalah Setio Daryanto dan Silviana
Puspa sari dewi papa saya kerja sebagai karyawan dan mama saya sudah berhenti
kerja kantoran dan berwirausaha membuka toko aksesoris kedua orang tua saya
hobi bermusik dan bernyanyi dengan kedua orang tua saya , saya merasa bangga
memiliki dua orang tua saya yang hebat mengalahkan superhero manapun
Saya memiliki adik yang bernama Adintya Annasai Dhia
Kharisma yang hobi banget dengan instrumen musik gitar dan dia kuliah di UNJ
jakarta jurusan Seni Musik bagian Komposer
Saya bangga dengan diri saya dan semua orang yang
mencintai saya dengan tulus. Terimakasih
BAB
III
PEMBAHASAN
A. DATA
1. Mengapa
saya senang mempelajari hal yang baru ?
Karena
menurut saya sesuau hal yang baru sangat menarik untuk saya lebih mengerti arti
hidup saya dan lebih mengerti karakter diri saya
2. Apa
saja konflik dalam menambah wawasan dan pengalaman?
-
Konflik sirik dari lingkungan
-
Konflik menahan saya menambah hal yang
saya ingin jalanin
-
Konflik dari diri karena males
-
Konflik ekspetasi yang lebih namun sulit
tercapai
3. Cara
mengatasi proses lingkungan ?
Cukup
sabar dengan keadaan dan sabar dengan keadaan lingkungan ,terus belajar
menyikapi diri dalam proses kerasnya lingkungan untuk menjadi bijak dan
merangkul
B. TEORI
Teori
Belajar Sosial Albert Bandura. Albert Bandura sangat terkenal dengan teori
pembelajaran social ( Social Learning Teory ) salah satu konsep dalam aliran
behaviorisme yang menekankan pada komponen kognitif dari fikiran, pemahaman dan
evaluasi.
BAB
IV
KESIMPULAN
& SARAN
Teori Belajar Sosial (Social
Learning) Psikologi Behaviorisme Bandura.
Bandura (1977) menghipotesiskan bahwa baik tingkah laku (B),
lingkungan (E) dan kejadian-kejadian internal pada pembelajar yang mempengaruhi
persepsi dan aksi (P) adalah merupakan hubungan yang saling berpengaruh
(interlocking), Harapan dan nilai mempengaruhi tingkah laku. Tingkah laku
sering dievaluasi, bebas dari umpan balik lingkungan sehingga mengubah kesan-kesan
personal. Tingkah laku mengaktifkan kontingensi lingkungan. Karakteristik fisik
seperti ukuran, ukuran jenis kelamin dan atribut sosial menumbuhkan reaksi
lingkungan yang berbeda. Pengakuan sosial yang berbeda mempengaruhi konsepsi
diri individu. Kontingensi yang aktif dapat merubah intensitas atau arah
aktivitas.
Tingkah laku dihadirkan oleh model. Model diperhatikan oleh
pelajar (ada penguatan oleh model) Tingkah laku (kemampuan dikode dan disimpan
oleh pembelajar). Pemrosesan kode-kode simbolik. Skema hubungan segitiga antara
lingkungan, faktor-faktor personal dan tingkah laku, (Bandura, 1976).
Selain itu proses perhatian (atention) sangat penting dalam
pembelajaran karena tingkah laku yang baru (kompetensi) tidak akan diperoleh
tanpa adanya perhatian pembelajar. Proses retensi sangat penting agar
pengkodean simbolik tingkah laku ke dalam visual atau kode verbal dan
penyimpanan dalam memori dapat berjalan dengan baik. Dalam hal ini rehearsal
(ulangan ) memegang peranan penting. Proses motivasi yang penting adalah
penguatan dari luar, penguatan dari dirinya sendiri dan Vicarius Reinforcement
(penguatan karena imajinasi).
Karena melibatkan atensi, ingatan dan motifasi, teori
Bandura dilihat dalam kerangka Teori Behaviour Kognitif. Teori belajar sosial membantu
memahami terjadinya perilaku agresi dan
penyimpangan psikologi dan bagaimana memodifikasi perilaku. Teori
Bandura menjadi dasar dari perilaku pemodelan yang digunakan dalam berbagai
pendidikan secara massal.
Daftar Pustaka
. Bandura, A. (1954). The Rorschach
white space response and perceptual reversal. Journal of Experimental
Psychology, 48, 113-117.2. Bandura, A. (1954). The Rorschach white space
response and “oppositional” behavior. Journal of Consulting Psychology, 18, 17-21.3.
Bandura, A. (1956). Psychotherapists’ anxiety level, self-insight, and
psychotherapeutic competence. Journal of Abnormal and Social Psychology, 52,
333-337.4. Bandura, A. (1957).